Site hosted by Angelfire.com: Build your free website today!

Sebelum melakukan pemasangan papan plafon, terlebih dahulu buatlah rangka langit-langit sebagai penyangganya.

Pada prosedur pemasangan rangka plafon memakai sistem suspended ceiling. Sistem ini menghasilkan kisi-kisi mulai bahan bagan yang berperangai hollow, kapasitas di kolong atap ataupun dak kerikil dengan mempergunakan rangkaian kabel sebagai penggantung. Biasanya rajah ini berisi atas wall angle (siku leter L), main tee (hollow 2x4, dan cross tee (hollow 4x4). Wall angle dipasang pada sekeliling ruangan. Adapun main tee dan cross tee merupakan rangka pada bagian tengah guna rangka yang utama.

200_.jpg" width="320" />

Berikut ini dengan adalah cara pemasangan kerangka plafon:

Prosedur pemasangan dimulai dengan mengukuhkan ketinggian plafon akustik yang diinginkan.

plafon-akustik.jpg

Selanjutnya menyalakan wall angle di sekeliling dinding ruangan.

Buat pola terlebih lepas menggunakan untai. Caranya tinggikan jarak dr sudut ruangan, agar jarak buangan atau samping bertumpu panjang / sama luas. Hal ini dilakukan untuk memudahkan tingkatan. Pola pantas presisi (tepat) dengan ruang sisi kiri dan daksina sama.

Selanjutnya menggantung hanger dari langit-langit atau dak betaon. Hanger ini berfungsi sebagai penggantung rangka terpenting, yang berupa main tee atau main runner.

Main tee dipasang setiap sela 110 cm.

Pemasangan berikut dimulai atas sudut ruangan, atau mengikat ruangan. Sedangkan cross tee dipasang ke batang man tee yang sudah jadi, secara menyilang setiap 60 cm. Ruang pemasangan main tee (hollow 2x4) kudu berjarak 60 cm/ Amerika serikat, antara mono dengan yang lain.

Setelah seluruh sistem rangka terpasang secara baik, pastikan juga seluruh komponen terpasang dengan indah, seperti jaringan kabel, pipa-pipa pralon dan sebagainya. Setelah semua langkah dalam atas selesai, barulah dikerjakan pemasangan rumah gypsum.